My Islam

Tokoh Islam

Biografi

Artikel

Tips & Tricks

Kisah

» » » » Beberapa Hal yang Membatalkan Puasa

Pertanyaan
Mohon penjelasan beberapa masalah yang berkaitan dengan puasa berikut ini:
  1. Apa hukum menggunakan obat tetes mata? Obat tetes mata ini merupakan antibiotik, bukan makanan.
  2. Apa hukum masuknya sisa larutan pembersih lensa kontak –yang merupakan cairan antibiotik– ke dalam mata, lalu dari mata ke hidung dan tenggorokan?
  3. Apa hukum menggunakan krim pelembab, minyak rambut dan saleb yang dapat memberi konsumsi gizi dan nutrisi pada kulit dan akar rambut? Produk-produk ini mengandung zat yang dapat diserap oleh kulit.
  4. Apa hukum suntikan, baik yang berfungsi sebagai anestesi, penyuntikan obat antibiotik ataupun yang lainnya?
  5. Apa hukum menggunakan larutan saline, glukosa dan mannitol (untuk melancarkan urin bagi penderita glaukoma).
  6. Apa hukum menggunakan bubuk coklat yang diberi sedikit air untuk mengobati bibir yang pecah-pecah?
Jawaban
Mufti Prof. Dr. Ali Jum’ah Muhammad
Jawaban Pertanyaan Pertama dan Kedua

Para ulama berbeda pendapat mengenai hukum penggunaan obat tetes mata bagi orang yang berpuasa. Para ulama Hanafiyah –dalam pendapat yang ashah— dan para ulama Syafi’iyah –dalam makna eksplisit pendapat mereka— berpendapat bahwa obat tetes mata tidak membatalkan puasa. Menurut mereka, penggunaan obat tetes mata tidak bertentangan dengan tujuan utama puasa yaitu menahan diri dari makanan dan minuman. Hal itu meskipun penggunanya menemukan rasa obat tersebut di tenggorokannya. Selain itu, karena menurut mereka mata tidak termasuk lubang yang terbuka.

Sedangkan para ulama Malikiyah dan Hanabilah berpendapat bahwa obat tetes mata membatalkan puasa jika obat itu sampai ke tenggorokan. Hal itu karena, menurut mereka, mata adalah termasuk lubang terbuka meskipun tidak umum.

Pendapat yang kami pilih adalah bahwa tetes mata tidak membatalkan puasa, meskipun sampai ke tenggorokan. Hal itu karena mata tidaklah termasuk dalam lubang terbuka. Sedangkan keberadaan obat tetes mata tersebut di tenggorokan tidak berarti bahwa mata adalah organ pintu masuk benda ke tubuh, karena bisa saja benda tersebut bukan dari lubang terbuka tapi melalui sarana lain seperti kulit.

Jawaban Pertanyaan Ketiga

 Para ulama Hanafiyah dan Syafi’iyah serta Syaikh ad-Dardir –salah seorang ulama Malikiyah— berpendapat bahwa minyak (krim) rambut atau perut tidak membatalkan puasa meskipun sampai ke dalam rongga tubuhnya melalui pori-pori. Hal itu karena krim tersebut tidak sampai ke dalam rongga tubuh melalui lubang terbuka. Selain itu, hal tersebut tidak bertentangan dengan tujuan utama puasa, karena ia merupakan bentuk mengambil manfaat (irtifâq) dari sesuatu, dan tidak termasuk dalam hal-hal yang dilarang dalam puasa. Hal itu sebagaimana yang diungkapkan oleh al-Mirghinani dalam al-Hidâyah.
 
Sedangkan para ulama Malikiyah berpendapat bahwa jika orang yang menggunakan krim tersebut mendapati rasanya di tenggorokannya, maka ia harus mengqadha` puasanya itu. Ini adalah pendapat yang terkenal dalam mazhab Maliki. Hal ini karena mengikuti kaedah: “Sampainya benda cair ke tenggorokan dianggap membatalkan puasa meskipun tidak masuk melalui mulut”.

Pendapat yang kami ambil adalah pendapat ulama Syafi’iyah dan Hanafiyah yang mengatakan bahwa krim tidak membatalkan puasa yang didasarkan pada dalil-dalil yang kuat yang mereka sebutkan.

Jawaban Pertanyaan Keempat dan Kelima

Adapun suntikan serta penggunaan larutan saline, glukosa dan mannitol maka semua itu tidak membatalkan puasa karena tidak masuk ke dalam rongga melalui lubang terbuka. Benda-benda ini masuk melalui kulit, sehingga sepertinya benda-benda tersebut diserap oleh kulit. Sementara tidak ada perbedaan antara masuk dengan cara diserap kulit atau melalui suntikan.

Adapun bubuk coklat yang diberi sedikit air untuk mengobati bibir yang pecah-pecah maka hal itu disamakan dengan hukum menggunakan krim sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya, yaitu tidak membatalkan puasa selagi bahan tersebut tidak tertelan.

Wallahu subhânahu wa ta’âlâ a’lam.

Sumber:dar-alifta.org

Author Straw Hat

Jαngαn mαlu untuk menulis tentαng Islαm wαlαupun sepotong αyαt...Mαnα tαhu dengαn sepotong αyαt itu berhasil menyentuh hαti pembαcαnyα....

Sharing Is Caring
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply