My Islam

Tokoh Islam

Biografi

Artikel

Tips & Tricks

Kisah

» » » Hukum Seseorang yang Tetap Makan Meskipun telah Masuk Waktu Imsak

Apakah seorang muslim yang berpuasa boleh makan dan minum setelah masuknya waktu imsak pada bulan Ramadhan?

Jawaban : Prof. Dr. Ali Jum‘ah Muhammad
Seseorang yang berniat puasa dibolehkan untuk makan dan minum serta melakukan perbuatan-perbuatan lainnya yang dibolehkan bagi orang yang tidak berpuasa semenjak terbenam matahari hingga terbit fajar. Jika matahari terbit maka ia dilarang untuk makan dan minum, dan jika di mulutnya terdapat makanan maka ia harus mengeluarkannya. Hal itu karena awal puasa dimulai sejak terbit fajar, sedangkan waktu imsak hanyalah merupakan peringatan agar bersiap-siap untuk memasuki waktu fajar.

Imam Bukhari meriwayatkan dalam kitab Shahîh-nya bahwa Nabi saw. membolehkan para sahabatnya untuk makan dan minum hingga Ibnu Ummi Maktum mengumandangkan azan salat Subuh. Permulaan imsak biasanya dimulai lima belas hingga dua puluh menit sebelum terbit fajar. Seandainya ada seorang muslim yang perlu makan dan minum setelah beberapa menit dari masuknya waktu imsak hingga sebelum fajar maka hal itu dibolehkan dan puasanya adalah sah.

Wallahu subhânahu wa ta’âlâ a’lam.

Author Straw Hat

Jαngαn mαlu untuk menulis tentαng Islαm wαlαupun sepotong αyαt...Mαnα tαhu dengαn sepotong αyαt itu berhasil menyentuh hαti pembαcαnyα....

Sharing Is Caring
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply