My Islam

Tokoh Islam

Biografi

Artikel

Tips & Tricks

Kisah

» » » Pemimpin Rabbani

ِSuatu ketika Khalifah Umar bin Khattab ra. meminta kepada rakyat Homs untuk menulis nama nama orang tidak mampu di daerah tersebut. Nantinya data ini akan dijadikan pedoman dalam pembagian zakat dari Baitul Mal. 


Ketika data telah terkumpul, Khalifah terkejut. Disitu tertera nama Sa'id bin Amir. Sepengetahuan Khalifah, Sa'd bin Amir adalah nama bawahannya yang menjadi pemimpin Homs.


Saidina Umar bertanya kepada penduduk Homs, mengapa pemimpin kalian ada namanya disini. Sa'id selalu menginfakkan gajinya dan segala kemudahan rezekinya buat kami.


Lalu khalifah bertanya, adakah kalian ingin mengkritik Sa'id bin Amir? Benar. Kami ingin mengkritiknya dalam tiga perkara.


Pertama, kami tidak pernah menjumpainya sebelum waktu dhuha. Kedua, kami tidak pernah bisa bertemu denganya malam hari. Ketiga, dalam satu minggu, pasti ada satu hari kami tidak diperbolehkan menemui sang pemimpin.


Aduan ini ditanyakan kepada Sa'id bin Amir. Jawabannya sungguh mencengangkan. 


"Benar wahai Amirul Mukminin. Aku tidak pernah keluar sebelum dhuha karena aku harus mempersiapkan segala urusan rumah tanggaku, Aku tidak mampu memperkerjakan seorangpun pembantu. Akupun tak keluar malam, karena itu aku siapkan untuk menyembah Tuhanku."


Dalam perkara ke tiga, Sa'id bin Amir menjawab, " Dalam seminggu, aku mencuci pakainku satu satunya, aku harus menunggunya hingga kering. Hal ini membuat aku tidak bisa bertemu dengan masyarakat."


Amirul mukminin menangis terisak mendengar jawaban ini. Langsung saja ia memberi harta kepada Sa'id. Namun Sa'id tak beranjak, sebelum uang pemberian khalifah habis dibagikan kepada fakir miskin yang ada di situ.

Author Straw Hat

Jαngαn mαlu untuk menulis tentαng Islαm wαlαupun sepotong αyαt...Mαnα tαhu dengαn sepotong αyαt itu berhasil menyentuh hαti pembαcαnyα....

Sharing Is Caring
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply