My Islam

Tokoh Islam

Biografi

Artikel

Tips & Tricks

Kisah

» » » Biografi Syaikh Al-Azhar Kedua Puluh Delapan: Syaikh Muhammad Abu Al-Fadl Al-Gizawi

[Biografi Syaikh al-Azhar]
Syaikh al-Azhar kedua puluh delapan: Syaikh Muhammad Abu al-fadl al-Gizawi (1264-1364 H)

Beliau adalah al-lmam Syaikh Muhammad Abu al-fadl al-waraqi al-Gizawi, lahir di kota Giza pada tahun 1264 H. Dalam umur 5 tahun, yaitu pada tahun 1269 H beliau mulai menghafalkan Alquran dan selesai pada tahun 1272 H. Kemudian setahun berikutnya beliau berangkat ke Kairo untuk menimba ilmu di al-Azhar.

Di awal pendidikan, beliau mendalami ilmu tajwid dan menghafalkan matan-matan kitab. Kemudian beliau mempelajari berbagai ilmu dan fokus kepada fikih madzhab Imam Malik. Beliau berguru kepada para ulama terkemuka saat itu, seperti Syaikh Muhammad Ilisy, Syaikh Ali al-adawi, Syaikh al-Marshifi dan ulama lainnya.

Setelah merampungkan pendidikan pada tahun 1287 H, oleh Syaikh al-Inbabi (Syaikh al-Azhar ke-22) beliau didaulat untuk menjadi pengajar. Kemudian beliau diangkat menjadi anggota pengelola al-Azhar pada bulan Rabiul awwal tahun 1313 di masa kepemimpinan Syaikh Salim al-Bisyri (Syaikh al-Azhar ke-25). Beliau sempat mengundurkan diri dari jabatan tersebut namun akhirnya kembali lagi pada tahun 1324 H di masa kepemimpinan Syaikh al-Syirbini (Syaikh al-Azhar ke-27).

Pada tahun 1326 H beliau diangkat sebagai wakil Syaikh al-Azhar. Kemudian beliau diangkat menjadi Syaikh yang memimpin Alexandria selama 8 tahun. Pada tanggal 14 Dzulhijjah 1335 H/1917 M beliau diangkat menjadi Syaikh al-Azhar. Setahun kemudian beliau juga diangkat menjadi kepala ulama madzhab malikiyah.

Di masa kepemimpinan beliau, Mesir penuh dengan gejolak politik. Pada tahun 1919 M terjadilah revolusi rakyat Mesir melawan penjajah, sementara para penguasa juga saling berebut kekuasaan. Beliau bersama para ulama senior al-Azhar dan seluruh elemen umat beragama di Mesir bersatu untuk melawan penjajah.

Syaikh Muhammad Abu al-fadl al-Gizawi adalah orang yang pertama menerapkan program “takhassus” yang diikuti oleh mahasiswa pasca sarjana. Beliau membaginya menjadi beberapa bagian, yaitu: Tafsir dan Hadits, Fikih dan Ushul, Nahwu dan Sharaf, Balaghah dan Sastra, Tauhid dan Mantiq serta Sejarah dan Akhlak.

Karya-karya beliau, di antaranya:
-Ijazah yang beliau berikan kepada Syaikh Muhammad bin Muhammad al-Maraghi al-Maliki al-Jirjawi
- Al-Thiraz al-hadits fi fann al-musthalah al-hadits
-Ta’liqat ‘ala Syarh al-‘adudh (usul fikih)
-Kitab tahqiqat syarifah.

Beliau termasuk ulama yang panjang umur, yaitu mencapai seratus tahun. Setelah mengabdi kepada al-Azhar dan umat Islam beliau wafat pada tahun 1364 H.

Sumber: al-Azhar al-Syarif fi dhaui sirati a’lamihi al-ajilla, karya Dr. Abdullah Salamah Nasr dan sumber-sumber yang lain.

Author Straw Hat

Jαngαn mαlu untuk menulis tentαng Islαm wαlαupun sepotong αyαt...Mαnα tαhu dengαn sepotong αyαt itu berhasil menyentuh hαti pembαcαnyα....

Sharing Is Caring
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply